Saatnya Berbuka, Saatnya Minuman Segar. Yuk Hadirkan Susu Kurma Jelly!

April 22, 2021Arini
susu-kurma-jelly

Prep time: 10 Menit

Cook time: 15 Menit

Serves: 3-4 Gelas

Kurma menjadi buah yang identik dengan bulan Ramadhan. Tak hanya enak disantap langsung, buah kurma yang manis legit ini pun lezat disulap menjadi minuman Susu Kurma Jelly yang segar dan sehat untuk berbuka puasa. Selain itu, minuman ini dikenal sebagai ASI booster lho, Bun.. ?.

Daging buah kurma sendiri diketahui berisi gula sederhana seperti fruktosa dan dekstrosa yang mudah dicerna dan cepat mengisi ulang energi tubuh. Sehingga sangat tepat dikonsumsi setelah seharian berpuasa. Tertarik menjadikannya sajian berbuka puasa, berikut resepnya..

Susu Kurma Jelly by @ cookingwithhel


View Print Layout
Cetak Resep
Tutup

Resep Susu Kurma Jelly

  • Persiapan: 10 Menit
  • Waktu Memasak: 15 Menit
  • Porsi: 3-4 Gelas

Bulan puasa, kurma pun melimpah. Yuk sulap jadi minuman segar pengobat dahaga setelah seharian berpuasa. Gampang bikinnya, kaya manfaatnya. Gercep intip resep segarnya di sini!

Bahan-Bahan :

  • 1 gelas Kurma, buang bijinya (sekitar 21 biji)
  • Air matang/ susu secukupnya untuk merendam kurma, tidak direndam juga tidak apa-apa
  • 750 ml Susu uht full cream
  • 2 sdm Madu (sesuai selera)
  • Jelly buat sesuai petunjuk kemasan (optional)

Cara Membuat :

  • Rendam kurma dengan air/ susu minimal 5 jam supaya lembek. Atau tidak direndam juga tidak mengapa.

  • Blender kurma, susu, madu hingga tercampur rata.

    susu-kurma-jelly

  • Sajikan di gelas dan beri potongan jelly bila suka, minum langsung enak, masuk kulkas dulu atau kasih es batu tambah enak

    susu-kurma-jelly

    susu-kurma-jelly

PERHATIAN! :

  1. Untuk membuat Infused water kurma (Nabeez), rendam kurma dalam air matang 8 – 12 jam, dan maksimal 2 x 24 jam, karena setelah itu rendaman kurma akan terfermentasi dan menghasilkan alkohol.
  2. Jika ingin membuat susu kurma, disarankan kurma langsung direndam susu dan bukan air. Air Nabeez (infused water rendaman kurma) tidak disarankan dicampur dengan susu. Hal tersebut mengacu pada:
  • Kitab Ath-Thibbun Nabawi karya Imam Ibnul Qayyim (hal. 324), Bab “Berbagai Anjuran yang Bermanfaat dalam Pengobatan dan Gaya Hidup” dinyatakan:

“Barangsiapa yang menggabungkan dalam lambungnya susu dengan nabeez, maka apabila ia menderita lepra atau asam urat, tidak ada yang bisa disalahkan kecuali dirinya sendiri.”

  • Kitab Al-Adab Asy-Syar’iyyah (II/359), karya Imam Ibnu Muflih al-Maqdisi al-Hambali. Beliau rahimahullah mengutip pernyataan para dokter waktu itu, bahwasanya tidak cocok menggabungkan dalam lambung antara susu dengan nabeez karena akan mencetuskan penyakit lepra dan asam urat.

Referensi: https://www.instagram.com/p/CNqzzqOFxUr/?igshid=kei229nfuj1j

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Recipe Next Recipe